Beranda

Sejarah Danau Kaolin, Asal Muasal Indahnya Air Biru

sejarah danau kaolin belitung

Jika kamu lihat di foto yang banyak beredar, Danau Kaolin belitung ini sangat indah. Birunya air yang terlihat segar dan alami, begitu juga tanah atau gundukan pasir yang mengelilingi air biru ini berwarna putih sehingga menjadi kontras. Namun, ternyata ada sejarah danau kaolin yang belum banyak diketahui para wisatawan. Yuk simak selengkapnya di bawah ini.

Danau Kaolin terletak di Tanjung Pandan, Bangka Belitung ini, sekilas menyerupai kawah putih yang berada di Ciwidey, Bandung. Banyak wisatawan menjuluki ‘Kawah putihnya belitung’ lantaran memang mirip, dan kontras birunya air dan putihnya tanah di sekelilingnya.

Sejarah Danau Kaolin Belitung

sejarah danau kaoling belitung bekas tambang

Bekas Tambang

Bisa dibilang danau kaolin ini danau buatan dan tidak terjadi alami. pasalnya sejarah danau kaolin yang belum banyak diketahui ini adalah bekas tambang

Bangka Belitung terkenal sebagai provinsi penghasil timah utama di Indonesia. Secara geografis, letak provinsi ini menguntungkan karena berada pada poros tengah jalur lalu lintas perdagangan internasional.

Sebagai pemilik cadangan timah terbesar kedua di dunia, tentu saja banyak yang tersisa dari tambang-tambang timah utama yang ada di Bangka Belitung. 

Kaolin atau tanah liat berwarna putih ini biasa digunakan sebagai bahan baku kecantikan dan bahan utama pengrajin tanah liat seperti keramik dan sebagainya.

 

Baca juga: 4 Tradisi Unik Masyarakat Belitung yang Wajib Diketahui

 

Kenapa dinamakan Danau kaolin?

Sesuai namanya, Danau ini terbentuk di area-area bekas penambangan kaolin atau clay yang menjadi salah satu kekayaan tambang Belitung

Dalam sejarah Danau Kaolin terbentuk, diketahui telah ada sejak tahun 1851 dan tak beroperasi sejak 1971. Kalau kamu belum tahu, Kaolin ini merupakan sejenis tanah liat hasil pelapukan batu granit.

Batu granit ini juga bisa kamu jumpai di tempat wisata Pulau Kelayang. Karena sebagian besar Pulau Sumatra dianugerahi oleh batu-batuan granit yang indah.

Lanjut lagi, penambangan dan galian ini memicu kebocoran sehingga air dalam tanah keluar dari lubang galian. Karena dipenuhi air tersebut dan ditambah oleh air hujan maka lambat laun area ini dipenuhi oleh air.

Masyarakat belitung, menyebut lubang bekas galian dari proses tambang maupun kaolin yang sudah terisi air ini, dengan sebutan “kolong” atau “kulong”. 

Air yang bercampur dengan kaolin ini ternyata menjadi berwarna biru dan mengandung logam berat. 

Oleh proses tersebut seakan danau atau bekas galian ini memiliki keindahan yang menakjubkan dan menjadi tempat wisata di belitung yang wajib kamu kunjungi.

 

Apakah Danau Kaolin Berbahaya?

Biasanya yang kita tahu, bila di area kawah pegunungan bisa tercium aroma belerang. Begitu juga di Kawah Putih Ciwidey, masih tercium aroma belerang di sekitarnya. Namun, berbeda dengan Danau Kaolin ini, karena tidak ada aroma-aroma menyengat.

Selain itu, menurut warga belitung dan sekitarnya, air danau kaolin ini tidak berbahaya seperti danau atau kawah-kawah lainnya. Pasalnya danau ini memang tidak terbentuk dari kawah pegunungan yang menyimpan belerang dan memiliki suhu yang panas.

Bahkan, kamu bisa berfoto dan menikmati pemandangan birunya air dan putihnya tanah tanpa terganggu aroma belerang.

Tempat wisata danau kaolin ini juga tak kalah cantik menjadi lokasi prewedding dan ‘buruan’ para fotografer.

Selain itu, karena ini bekas tambah timah pengunjung atau wisatawan untuk tidak boleh berenang di air danau ini. 

 

Warna Air Danau Kaolin Bisa Berubah

danau kaolin belitung

Kalau kamu sudah tahu sejarah danau kaolin di atas, keunikan lainnya adalah air danau kaolin yang bisa berubah. Apabila cuaca sedang cerah, maka air akan berwarna biru muda. Sementara bila cuaca sedang mendung, warna air bisa terlihat biru kehijauan.

Waktu terbaik ketika kamu berkunjung untuk membuktikan pesona indah dari sejarah danau kaolin adalah pagi hari dan sore hari dan tidak di musim penghujan. Karena jika kamu datang siang hari maka cuaca masih terik dan panas. 

Apalagi di area danau kaolin tidak ada pohon besar rindang untuk sekedar berteduh.  Maka itu sebaiknya bawa topi atau payung untuk melindungi teriknya matahari ya.

 

Baca juga: Mengenal Keindahan Pulau Lengkuas Belitung

Harga Tiket Masuk Danau Kaolin Belitung

Tidak ada biaya tiket masuk (HTM) di Danau Kaolin / Kulong Biru Bangka. Kamu hanya membayar biaya parkir sepeda motor kurang lebih Rp. 2.000, dan Rp. 5.000-10.000 untuk mobil dan bus besar.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk masukkan Danau Kaolin sebagai list wisata yang harus kamu kunjungi ketika kamu berlibur di Pulau Bangka Belitung.

 

Rencanakan Liburanmu Bersama Agatha Tour Belitung

Kamu bisa mengunjungi Danau Kaolin sekarang juga. Tersedia juga paket tour Belitung lainnya;

  1. Open Trip Exotic Belitung 2,5Jt an Include Tiket Pesawat (2 Orang Langsung Jalan)
  2. One Day Tour Island Hopping Belitung Harga Mulai 325 rb aja
  3. Paket Honeymoon Belitung Harga Mulai 4,4 Jt an aja /couple
  4. Tour Belitung 2024

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang Paket Tour Belitung, Kamu dapat berkonsultasi online dengan konsultan tour kami secara gratis melalui no 0812 9610 9494 (telepon/SMS/WA).

Bagikan Artikel Ini

Facebook
WhatsApp
Telegram

Yang Unik di Belitung

Paket Tour Belitung Rekomendasi

Destinasi Top Belitung

Tanya Paket Tour Klik Aja

Chat Kami
Halloo. Tanya paket tour Belitung, silahkan chat aja ya !